Rabu, 1 Mei 2013

Komentar Kemenag Atas Keberhasilan Pondok Pesantren Qodratullah




Banyuasin-Humas KanwilPondok Pesantren (Ponpes) Qodratullah di Desa Langkan, Banyuasin, sukses meluluskan para alumni yang membuat bangga Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Tahun ini saja, ada tujuh santri yang berhasil masuk perguruan tinggi favorit melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Program Beasiswa Santri Jadi Dokter. Pimpinan Ponpes Qodratullah Buya HM Husni Thamrin Madani mengatakan, tahun 2012 ini Ponpes Qodratullah telah mengantarkan empat santri lulus PBSB. Mereka adalah Cipto Giyanto bin Gatot Subroto yang berhasil masuk Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Muslimah binti Anas Zuhri yang sukses menembus Jurusan Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim, Halimah Ahadiah binti Muhammad Ali ke Jurusan Agroindustri UGM Yogyakarta, dan Liska Ayuliah binti A Linson yang masuk Jurusan Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian IPB Bogor. “Tahun ini juga ada tiga santri kita yang lulus Program Beasiswa Santri Jadi Dokter ke UIN Syarif Hidayatullah. Mereka adalah Eka Rahma binti Nuryadin yang berhasil masuk Jurusan Pendidikan Kedokteran, Bahrudin bin Elman (Farmasi), dan Aprilita Noor Amelia binti Tumidi (Kesehatan Masyarakat,” jelas Buya Husni Thamrin saat memberi sambutan pada Haflatul Wada’ Ponpes Qodratullah di Lapangan Ponpes, Sabtu, 14 Juli 2012. Selain itu, lanjut Buya, ada dua santri yang lulus melalui jalur undangan tanpa tes. Mereka adalah Eriska Muharani binti Edi Susanto yang berhasil masuk Jurusan Matematika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Halimatul Sakdiah binti Wastak yang lulus Jurusan Psikologi UIN Sunan Gunung Jati Bandung. “Semua ini kami sampaikan bukan menunjukan rasa bangga yang berlebihan. Melainkan wujud syukur serta rasa sukacita, gembira, dan bahagia. Sebab, pesantren bukan hanya menjadi tempat menggali ilmu-ilmu agama saja, namun juga mempelajari ilmu umum. Sehingga kedua disiplin ilmu dimaksud dapat diperoleh secara bersamaan di Lembaga Pondok Pesantren,” tutur Buya. Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM mengatakan, Kemenag melalui Dirjen Pendis sejak 2005 telah melaksanakan program beasiswa santri untuk masuk perguruan tinggi favorit, sedangkan Pemprov Sumsel bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah telah memprogramkan santri jadi dokter. Najib mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan santri Ponpes Qodratullah. “Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Ponpes Qodratullah semata, namun juga Kemenag Sumsel dan Provinsi Sumsel. Oleh karena itu, prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Sehingga di tahun mendatang, lebih banyak lagi alumni Ponpes Qodratullah yang bisa masuk perguruan tinggi terkenal,” pesan Najib. (qudus)Pondok Pesantren Qodratullah

1 ulasan: