Ciputat, 22 april 2013. Hari jumat itu. Kami kedatangan seorang tamu yang spesial, dia datang dari semarang, demi menuntut ilmu dan mencari seorang guru serta sanad dari keturunan Rasulullah SAW, Nama Beliau Habib Thobary Syadzily, dimana beliau adalah keturunan syekh Nawawi Al-Bantani. Beliau ahli dibidang falak yang tidak jauh-jauh dari perhitungan fisika tentang astronomi.
Nama teman kami itu M. Khomsul Fauzi, Yang sebentar lagi menyelesaikan skripsinya tentang biografi syekh Nawawi. Awalnya dia bercerita bahwa dia sebelum ke ciputat yaitu tempat tinggal sekaligus tempat kami: saya dan lebis preska menuntut ilmu, dia ketinggalan kereta karena katanya dia keasyikan naik motor, tidak taunya ketinggalan kereta, kami sangat sedih dan serius banget mendengarkan ceritnya hingga larut malam, tapi untungnya dia dapat tiket pengganti dan harga tiket itu tidak terlalu mahal-mahal amat. Banyaklah malam itu ceritanya dari pengalaman yang sudah lama tidak bertemu, maklumlah teman akrab yang lama tidak bertemu, sekali bertemu seperti burung yang berkicau diatas pepohonan yang rindang, hee.:D.
Keesokan harinya kami membereskan semua hal-hal yang membuat kostan kami berantakan, namun saya hari jumatnya itu lagi ada perbaikan nilai, maklumlah namanya juga mahasiswa untung2an wkkkk, nah mereka berdua fauzi dan lebis beraktifitas ria, fauzi bertidur dari pagi sampai siang yang satunya ngepes, hufft kasihan deh gueeee. Sampai-sampai yang membuat parah banget itu tau gk, sholat jumat kami bertiga ketinggalan, astaghfirullah.. Akhirnya kami sholat dzuhur berjamaah di kostan. Siangnya kami berdua saya dan fauzi ngexis di perpustakaan utama kampus satu UIN biasalah otak mahasiswa yang exis dan ruaaajinn hikshikssss, dari jam 2 samapai 5 sore kami fokus dengan masing2 bacaan kami, yang mana bacaan kami itu terfokus pada referensi penelitian kami, hemmm biasalah mahasiswa akhirrr huhuuuu,,,. Fauzi lebih kefalaq2, hedehh pusing deh kalo dipikirin mah, nah kalo saya lebih kepenelitian tentang kasus-kasus yang berhubungan dengan ilmu kedoktran heeee, ceritanya ingin menjadi penerus ilmuan islam zaman dahulu. Amiiin. Hemmm setelah selesai mencari referensi-referensi tentang penelitian kami, kamipun balik kekostan. sebelumnya kami ngelihat bbm kami masing membaca setatus Brendi dia adalah adik kelas kami di PPQ, dia nulis " otw kesenayan' hemm kami tak mau kalah, karena dia sudah ngerjain kami berdua, kami kerjain balik, kami buat setatus 'habis keperpustkaan utama UIN otw blok M' , ehh malahan dia ngubah setatusnya ' otw Blok M juga' wkkkwkkk. Kami berdua terbahak2 ketawa didepan kampus satu itu, kami bilang: dengan orang tua kok coba2. Hiiksss,,. Akhirnya kami pukang kekostan dan sebelum pulang kami sempatin makan pecel lele ndese, heeee eh malahan ibu dan bpk pecel lele diajak bahasa njowo, iki piro, gue mah ngoment: ojo nessu, huhuuuu biasalah anak pujikusuma. Akhirnya kami balik kekosan dan berkelakar dengan bahasa palembangnya.
Sabtu itu, paginya kami meminjam motor istilahnya ngerental, maklum belum beli motor, ckckckkkckk. Sambil lari pagi kami meminjamlah motor tsb, stelah itu kami mencuci pakaian yang sudah numpuk, kumel dan amburadul, huffttt jadi malu. Setelah selesai kemudian kami makan2 yeyeyelalalala, makan denga lauk ikan bandeng dan sebongkah mie sedap goreng yang iklannya itu ayaaammkuu, hahahah. Setelah makan-makan dan kostan udah beres, kami berdua ketangeran demi mencari sang guru maestro, alhamdulillah setelah berjam-jam kami cari pesantren beliau namanya AL-Husna, akhirnya ketemu namun sebelun kami mencapainya kami sholat berjamaah terlebih dahulu di masjid al-azam tangerang, hemm setelah sholat kami ngexis dulu dengan photo2 bareng ehh malah dilihatin sama orang-orang yang ada didlm msjid tersebut hingga mereka senyum2, jadinya kami salah tingkah. Heemm.
Sampailah kami ke pesantren habib Thobary dan kami pun banyak belajar dari beliau, beliau bnyak menerangkan tentang arah kiblat, waktu serta derajat. Banyaklah ilmu2 yang beliau ajarkan dan berikan kepada kami.
semoga apa yang beliau berikan selalu bermanfaat bagi umatnya. Amiin
wallahu'alam bisshowab....
0 ulasan:
Catat Ulasan